WELCOME TO ARTICLES MINGMING OF THE WORLD ENJOY YOUR DAY HERE

Translator

Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

Jumat, 10 Desember 2010

Lovely Day (Episode 3)

Minggu pertama Shinhye di Indonesia sangat mengembirakan dan menyedihkan. Suka dan duka telah ia lalui sampai saat ini. Tak hanya keindahan yang ia dapatkan disini, namun teman-teman yang senantiasa menemaninya selama ini.

Singkat cerita, sebulan setelah Shinhye di Indonesia, kini dia semakin dekat dengan Daniel. Sampai suatu hari, Daniel mengajak Shinhye ke suatu sungai yang indah dan sejuk

Daniel : Bagaimana Shin, suka tempat ini?
Shinhye : Suka sekali. Tempat ini mengingatkanku dengan tempat tinggal ku di Korea.
Daniel : Apa kau berpikir akan pergi ke Korea?
Shinhye : Entahlah, aku belum berpikir sejauh itu.
Daniel : Shin aku mau mengatakan sesuatu kepadamu.
Shinhye : Apa itu?
Daniel : Aku.......................(Tiba-tiba telpon Shinhye berbunyi)

Shinhye mendapat telpon dari rumah sakit yang menyatakan bahwa Ayah Shinhye terserang penyakit jantung

Shinhye : Dan, maaf aku harus pergi (muka sedih)
Daniel : Telpon dari siapa Shin?
Shinhye : Aku tak bisa mengatakannya sekarang.
Daniel : Baiklah, hati-hati Shin.
Shinhye : Iya.

Daniel sedikit kecewa karena pengungkapan rasa cintanya kepada Shinhye tidak dapat diucapkan. Dia juga heran terhadap Shinhye yang sepertinya menyembunyikan sesuatu darinya. Disisi lain, Shinhye bergegas menuju rumah sakit. Setibanya ia disana, Shinhye langsung menuju kamar Ayahnya.

Shnhye : Apa yang terjadi? kenapa bisa begini?
Ayah : Ayah yakin kau juga akan shock seperti yang Ayah alami saat ini.
Shinhye : Katakanlah Ayah, aku akan berjanji untuk tegar (perasaan sedih)
Ayah : Baiklah, tapi kau harus menerima semua ini.
Shinhye : Iya!
Ayah : Tadi siang, Ayah mendapat telpon bahwa Ibumu meninggal. Dan semua perusahaan kita telah bangkrut.
Shinhye : (mencoba menahan perasaannya)


Karena tak sanggup, Shinhye berlari menuju taman yang sering dikunjunginya. Kebetulan Daniel, Cinta, dan Willy ada disana. Lantas, Shinhye memeluk mereka sambil mengeluarkan perasaan yang iya rasakan saat ini.


Cinta : Ada apa Shin?
Shinhye : (Menangis)
Cinta : Shin, jawab dengan jujur!
Shinhye : Aku harus meninggalkan kalian semua.
Daniel, Cinta Willy :   Apa? Shin kau Serius?
Shinhye : Iya, aku sudah tidak bisa tinggal disini lagi.
Daniel : Tapi kenapa Shin??
Shinhye : Aku tak bisa mengatakannya kepada kalian semua. Ini masalah pribadi.
Willy : Sayang sekali, kita tak bisa berkumpul seperti dululagi (sedih)


Mereka berempat sangat bersedih dan saling minta maaf. Tentunya hari-hari mereka akan berbeda dari biasanya, terutama kisah cinta yang dialami Daniel dan Shinhye. Setelah ayah Shinhye keluar dari Rumah sakit, pada hari itu pula, Shinhye dan Ayahnya berkemas-kemas untuk pergi ke Korea. Sebelum Shinhye ke bandara, dia pergi ke taman untuk bertemu dengan Daniel.


Daniel : Shin, aku akan mengatakan sesuatu kepadamu!
Shinhye : Cepatlah!
Daniel : Selama sebulan ini, kita sudah bersama dalam suka dan duka. Saat pertama melihatmu, aku sudah merasakan perasaan yang belum pernah kurasakan. Aku sadar bahwa selama ini aku telah jatuh hati kepadamu.Shin!
Shinhye : Perasaanku juga sama terhadapmu, tapi kurasa kita tidak ditakdirkan bersama (menangis).
Daniel : Ketahuilah Shin, selama kau masih memiliki hati, perasaan itu akan selalu kau miliki walau kita terpisah jauh. Dan aku yakin, dengan perasaan yang kita rasakan pasti akan mempertemukan kita kembali.
Shinhhye : Aku pasti mengharapkan itu Dan, aku harus segera pergi.
Daniel : Ingatlah pesanku itu Shin!
Shinhye : Pasti!


Shinhye pun bergegas pergi ke bandara. Saat pesawat akan landas, Shinhye melihat kebawah jendela. Saat itu Cinta, Willy, dan Daniel melambaikan tangannya. Shinhye akan mengenang dan mengingat selalu pertemanan dan percintaan selama ia tinggal di Indonesia.




Tunggu kelanjutan kisahnya!!!!!!
BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

THANK YOU FOR VISIT SEE YOU NEXT TIME