WELCOME TO ARTICLES MINGMING OF THE WORLD ENJOY YOUR DAY HERE

Translator

Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

Senin, 29 November 2010

Listrik Dinamis 3 - Hukum Ohm dan Kirchoof/Fisika IX SMP

Ketemu lagi sama sobat Mingming semua! hari ini Mingming mau buat penjelasan mengenai hukum Ohm dan Kirchoof. Klo mengenai sejarahnya aku tidak akan cantumkan disini, tapi Mingming akan meyakinkan anda untuk menguasai materi ini tanpa sejarahnya. Biar tidak berbelit-belit aku lanjut aja ya.

Hukum Ohm berbunyi kuat arus listrik yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial dan berbanding terbalik dengan hambatan. Secara matematika dapat dirumuskan dengan:

I = V : R
V = I x R
R = V : I


ket:
I = Kuat arus listrik (Ampere)
V= Beda potensial (Volt)
R= Hambatan Listrik (Ohm)


Nah, dengan melihat hubungan tersebut, kita telah mempelajari tentang hukum Ohm. Bahasan mengenai tentang asal dari hambatan listrik akan kita bahas di artikel berikutnya.


Contoh Soal:


1. Diketahui jika beda potensialnya 15 V, berapakah arus yang mengalir jika hambatan kawat penghantar 7 Ohm?


2. Bila tegangan pada suatu penghantar dibuat tetap, dan jika hambatannya diubah menjadi dua kali lebih kecil, arus yang mengalir akan menjadi...........


Mudah bukan? pasti tau jawabannya!

Tanpa perlu basa-basi lagi, kita lanjutkan ke hukum Kirchoof

Di bahasan sebelumnya kita telah mempelajari bahwa amperemeter dipasang seri dan voltmeter dipasang paralel dengan sumber tegangan. Dari bahasan itu kita dapat mengetahui istilah seri dan paralel.  

Hukum Kirchoof berbunyi kuat arus yang masuk dari titik percabangan  sama dengan kuat arus yang keluar dari titik percabangan ( I masuk = I keluar)
 
Pada rangkaian seri, kuat arus listrik disetiap titik nilainya sama ( I = I satu = I dua) dan tegangan disetiap titik tidak sama serta besar tegangan awal sama dengan jumlah tegangan disetiap alat listrik yang dialiri arus listrik (V= V satu + V dua +,.......)   Untuk rangkaian seri, saya rasa tidak perlu dibuatkan gambarnya, saya yakin sobat mingming sudah tau rangkaian seri seperti apa.

Sedangkan pada rangkaian paralel, kuat arus yang masuk akan terbagi menjadi beberapa bagian (tergantung jumlah titik percabangan) dengan jumlah nilai yang sama terhadap kuat arus yang masuk. ( I masuk = I satu + I dua +,......= I keluar )
Rangkaian Paralel Hukum Kirchoof














 Untuk contoh soal hukum kirchoof, akan dimuat di artikel berikutnya, karena kita belum belajar mengenai hambatan (R).



 Selamat Belajar!






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

THANK YOU FOR VISIT SEE YOU NEXT TIME