Sebelumnya : Lee Jun bergabung kembali dengan Jeremy, Xin Yun, dan Erick Cs.
Kehidupan mereka kembali seperti dulu lagi, namun sampai sekarang Lee Jun tak mau menceritakan penyebab dia pergi dan kemana dia pergi. Itu masih menjadi misteri bagi Jeremy,dkk. Lee Jun kini memiliki parasa wajah yang tampan dan ramah. Untuk merayakan kembalinya sahabat terbaik mereka, Jeremy membuat pesta di rumahnya yang hanya dihadiri oleh Xin Yun, Lee Jun, Erick, Hyun Dae dan Camilla. Pesta tersebut sangat meriah walaupun tidak begitu besar dan mewah. Pada saat pesta usai, Jeremy mendapatkan surat dari kakaknya.
Surat itu berisi : Jer, apa kabar? kakak kangen sama kamu, pasti kamu sudah dewasa sekarang, kakak harap kamu menjadi orang yang sukses. Keadaan disana bagaimana? baik kan? kakak berencana akan ke Korea dalam waktu sebulan ini untuk tinggal bersamamu. Mudah-mudahan kau mengijinkannya. Kakak yakin kamu masih sayang dengan kakak. Salam rindu (Jerry).
Jeremy sangat senang mendengar rencana kakaknya yang akan pergi ke Korea untuk tinggal bersamanya. Tentunya akan membuat keluarga Jeremy menjadi rame dan takkan kesepian lagi seperti dulu. Jeremy pun tak sabar menunggu kedatangan kakaknya. Jeremy pun membalas suratnya. Dalam hari-harinya menunggu kakaknya, Jeremy melewatinya dengan penuh semangat dan riang gembira. Sampai suatu hari, Xin Yun sedang makan di restoran di Seoul. Pada saat itu Xin Yun pergi dengan Lee Jun, tanpa sengaja Jeremy juga akan makan siang disana bersama Hyun Dae. Mereka pun makan siang bersama-sama dengan Lee Jun dan Xin Yun. Lee Jun belum mengetahui bahwa Jeremy memiliki hubugnan istimewa dengan Xin Yun.
Semakin lama, Lee Jun pun memiliki perasaan yang istimewa dengan Xin Yun, Lee Jun kini ingin mengungkapkan perasaannya padahal Xin Yun sesungguhnya adalah pacarnya Jeremy. Suatu hari Lee Jun mengajak Xin Yun pergi ke sekolah lamanya. Saat tiba disana Lee Jun duduk di sebuah pohon yang besar dan mengajak Xin Yun untuk mengenang masa lalunya.
Xin Yun : Lee, kau masih ingat tempat ini?
Lee Jun : Tentu, kita bertiga sering belajar bersama di tempat ini khan!
Xin Yun : Iya, sampai-sampai Jeremy pernah jatuh dari puncak pohon ini.
Lee Jun : Hmm,, Xin!
Xin Yun : Ada apa?
Lee Jun : Ada yang ingin kusampaikan
Xin Yun : Sampaikan saja sekarang Lee!
Lee Jun : Xin, sebenarnya akuuu ( dengan gugup ) memiliki perasaan yang istimewa terhadapmu
Xin Yun : (--") "kagetttt"
Xin Yun : Lee, apa tidak salah.
Lee Jun : Aku sungguh mencintaimu Xin, aku akan selalu ada untukmu.
Xin Yun : (Berlari dengan kencang meninggalkan Lee Jun dengan wajah yang penuh air mata)
Lee Jun : (Menunduk dan termurung)
Lee Jun belum mengetahui bahwa Xin Yun berpacaran dengan Jeremy. Keesokan harinya Lee Jun menemui Jeremy. Lee Jun pun menceritakan apa yang telah terjadi kemarin. Jeremy pun terkejut dan menjatuhkan gelas yang ia bawa. Lee Jun berkata :
Lee Jun : Knp kamu Jer? kox kaget gitu?
Jeremy : Teganya kau sobat, kenapa kau menghianati persahabatan kita? (perasaan kecewa)
Lee Jun : Apa maksudmu sobat, apa yang aku rusak dari persahabatan kita? (perasaan bingung)
Jeremy : Apa kau mencintai Xin Yun dengan tulus?
Lee Jun : Tentu sobat, aku berharap suatu hari nanti aku dan Xin Yun bisa menikah!
Jeremy : Menikah katamu (mulai mengeluarkan air mata)
Lee Jun : Ada apa sobat kau sakit
Jeremy tidak berani melawan Lee Jun karena dia merupakan sahabat terbaiknya. Jeremy memilih pergi dan menjauh dari Lee Jun. Jeremy pergi menuju pantai. Lee Jun masih tak mengerti akan sikap Jeremy dan Xin Yun yang sangat aneh terhadap dirinya. Lee memutuskan untuk pergi ke rumah Hyun Dae. Lee pun bertanya sebenarnya apakah ada sesuatu yang terjadi antara Jeremy dan Xin Yun. Sekilas Hyun Dae tak mengerti maksud dari pertanyaanya. Hyun Dae hanya mengatakan bahwa mereka berdua tidak ada masalah apapun dan mereka masih dalam keadaan yang baik.
30 hari pun berlalu, Jeremy akan dikunjungi oleh kakak tercintanya (Jerry), Namun saat malam hari Jerry tak kunjung datang, sudah berjam-jam Jeremy menunggu. Sampai saat itu, Jerry menerima surat.
Surat itu berisi :
Nak, ini paman. Paman sangat sedih akan hari ini. Paman harap kamu bersabar dan tegar. Janganlah bersedih membaca surat ini, paman memberikan kabar bahwa Kakakmu meninggal dalam perjalanan menuju bandara. Paman harap kamu dapat memetik hikmah dari kejadian ini nak. Salam tercinta "Paman".
Jeremy berusaha untuk menahan tangisannya tapi tak bisa. Jeremy pun berlari menuju pantai dan mengeluarkan isi hatinya yang telah hancur. Jeremy merasa hidupnya takkan bisa seindah dulu. Saat itu Xin Yun juga datang kepantai itu yang juga sedang mengalami depresi akibat pengungkapan perasaan Lee Jun kepada Xin Yun. Saat itu Jeremy pun memnaggil nama Xin Yun. Mereka pun berpeluk erat dan saling mengungkapkan perasaan mereka.
Xin Yun : Jer,,,
Jeremy : Stop, jangan bicara lagi aku akan mengatakan sesuatu kepadamu
Xin Yun : (bersedih)
Jeremy : Tinggalkanlah aku, lupakanlah bahwa aku pernah mencintaimu, jagalah Lee Jun untukku
Xin Yun : Jer, ada apa denganmu (menangis)?
Jeremy : Sudahlah Xin, jangan banyak bertanya, aku yakin kau sangat mencintaiku, aku juga yakin bahwa cinta kita ini akan abadi. Dulu aku sudah pernah bilang bahwa cinta tak harus memiliki, aku sekarang yakin bahwa Lee Jun lah yang pantas buatmu. Aku yakin kamu juga menyayanginya, karena kau pernah bilang sebelumnya kau sangat menyayangi Lee.
Xin Yun : Tapi Jer,,
Jeremy : Xin, apapu yang terjadi aku akan selalu bersamamu tapi hanya ada didalam hatimu. Dan aku berpesan padamu, jagalah Lee baik-baik dan jadilah suami yang baik buat dia.
Xin Yun : Kau sekarang akan kemana Jer?
Jeremy : Aku akan meninggalkan kehidupanku di Korea, tapi cinta yang aku alami di Korea ini akan abadi selamanya.
Xin Yun : Jer,,, Aaakuu
Jeremy : Selamat tinggal Xin (berlari bergegas menuju mobil dan bergegas kerumah untuk berkemas ke Indonesia)
Sebelum Jeremy berangkat, dia juga berpesan kepada Lee Jun : Lee, jagalah Xin dengan baik. Aku yakin kau bisa karena kau mencintainya. Suatu hari nanti jika aku masih berada di dunia ini, Kita pasti akan bertemu kembali. Erick, Hyun Dae, dan Camilla memberikan kenang-kenangan kepada Jeremy berupa sebuah foto yang berisikan persahabatan mereka yang abadi, walaupun nanti akan berpisah.
Saat Jeremy menuju perjalanan ke bandara, Xin Yun dan Lee Jun berusaha mengejar dan berteriak sambil menangis. Dalam hati Jeremy, kehidupan di Korea bisa lenyap, namun cinta di korea akan abadi selamanya.
BERSAMBUNG













Tidak ada komentar:
Posting Komentar