Jumpa lagi sobat Mingming sekalian. Kali ini Mingming akan melanjutkan materi listrik dinamis tentang beda potensial. Mengapa dalam rangkaian listrik harus terdapat beda potensial? tentunya arus listrik tidak akan dapat mengalir jika tidak ada beda potensial diantara kedua ujung pada suatu rangkaian. Beda potensial dalam rangkaian dipengaruhi oleh energi. dan muatan listrik. Maka, dari penyataan diatas dapat kita simpulkan bahwa Beda potensial adalah energi yang diperlukan untuk memindahkan muatan dalam suatu rangkaian. Secara matematika dapat dirumuskan dengan:
V= W : Q
W = Q x V
Q = W : V
Ket:
V = Beda potensial (Volt)
W= Energi (Joule)
Q= muatan listrik (Coulumb)
Contoh Soal:
1. Dari baterai mengalir arus listrik melalui kawat penghantar ke lampu. Bila energi listrik 720 Joule, dapat memindahkan 120 Coulumb muatan listrik melalui penghantar, berapakah tegangan listrik yang terpakai dalam rangkaian tertutup tersebut?
2. Berapakah energi listrik yang diperlukan untuk memindahkan muatan sebesar 22 C, dengan beda potensial 0,5 V?
Sekali lagi pertanyaan dari Mingming tidak ada yang sulit! Aku yakin kalian pasti bisa!
Sobat sekalian, kita lanjut saja materinya. sekarang kita membahas tentang beda potensial dalam kehidupan sehari-hari. Pernahkah kalian mengenal istilah Voltmeter? voltmeter adalah alat untuk mengukur beda potensial.
Voltmeter dipasang secara paralel dengan sumber tegangan pada rangkaian tertutup.
Oke, kita lanjut lagi ke materi berikutnya. Dari manakah asalnya beda potensial? tentu saja jawabannya adalah sumber tegangan. Sumber tegangan dapat dibagi menjadi 2, yakni :
1.Sumber tengangan arus bolak-balik(AC) : Dinamo dan Generator
2.Sumber tegangan arus searah (DC): Elemen Volta, Elemen Laklance, Elemen Kering.
Pada Elemen Volta terdapat kutub postif(anoda) dan negatif(katoda). Sebagai kutub anoda adalah Tembaga(Cu), kutub negatifnya adalah Seng(Zn). Elemen ini memiliki larutan elektrolit yakni Asam Sulfat (H2SO4). Elemen Volta tidak memiliki Depolarisator sehingga Elemen Volta cepat habis. Depolarisator berfungsi untuk mencegah Polarisasi.
Pada Elemen Laklance yang beperan sebagai kutub anodanya adalah Carbon(C), dan kutub katodanya adalah Seng(Zn). Elemen ini memiliki larutan elektrolit berupa Amonium Klorida(NH4Cl). Berbeda dengan elemen volta, pada elemen laklance memiliki Depolarisator berupa Mangandioksida(MNO2). Sehingga Elemen laklance ini tahan lama.
Pada Elemen Kering yang berperan sebagai kutub anoda adalah Carbon(C), dan kutub katoda adalah Seng(Zn). Berbeda dengan sebelumnya, Elemen Laklance memiliki elektrolit berupa pasta yakni Amonium Klorida(NH4Cl). Elemen ini memiliki Depolarisator berupa Mangandioksida(MNO2).
Elemen dapat dibagi menjadi 2 yakni :
1. Elemen Primer: sumber tegangan yang habis sekali pakai (Baterai Jam, dll)
2. Elemen Sekunder: Sumber tegangan yang bisa diisi ulang (Akumulator, Baterai nikelmetal hidrat, baterai litium ion dll)
Bagaimana sobat Mingming? sudah paham tidak? mudah-mudahan bisa dipahami dan bermanfaat ya! Materi tentang Listrik dinamis lainnya bisa didapatkan di blog ini! Terus membaca ya!












Tidak ada komentar:
Posting Komentar