WELCOME TO ARTICLES MINGMING OF THE WORLD ENJOY YOUR DAY HERE

Translator

Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

Selasa, 26 Oktober 2010

The Adventure of Jeremy "15 DAYS TO KOREA"

Diceritakan dari sudut pandang seorang anak laki-laki yang berumur 14 tahun yang bercita-cita berkeja di negara industri "Korea". Bagi dirinya Korea dapat mengubah hidupnya menjadi lebih baik, setelah nanti dia bekerja disana. Anak itu bernama Jeremy. Jeremy memiliki seorang kakak laki-laki yang bernama Jerry. Jerry dan Jeremy memiliki kepribadian yang berbeda antara satu sama lainnya. Tapi mereka sangat kompak dan kocak. Jerry dan Jeremy adalah anak yatim piatu yang tinggal di rumah Pamannya.

Suatu hari Jeremy melihat iklan di koran yang berisikan tentang Study gratis di korea selama 10 tahun dengan persyaratan tertentu. Tentu saja jeremy tertarik akan hal itu, karena dia menyukai Kota Seoul (Korea). Jeremy terkejut karena persyaratannya sangat berat. Jeremy harus mampu menguasai pelajaran SMA (High School). Namun Jeremy tak kenal menyerah dan akan mencoba. Jeremy berusaha mencoba mempelajari buku-buku yang dia dapatkan di perpustakaan. Tentu saja Jeremy juga dibantu oleh kakaknya Jerry. Jerry melatih Jeremy dengan penuh semangat karena Jerry begitu peduli dan menyayangi adiknya.



10 hari setelah Jerry melatih Jeremy, Jeremy sudah mulai menguasai pelajaran SMA tersebut, dan optimis akan lulus tes yang akan diadakan secara nasional. Suatu ketika Jeremy pergi ke peternakan untuk beristirahat setelah jenuh belajar untuk meraih cita-citanya. Saat Jeremy tiba disana, dia tersesat dan tak tau arah. Tiba-tiba Jeremy dikejutkan oleh segerombolan domba dan Jeremy dikejar-kejar oleh domba tersebut. Domba terus mengejar sampai menuju suatu sungai. Jeremy bingung, dan tak tau apa yang akan dilakukannya. Jeremy pun terseruduk oleh domba itu, dan terlempar ke sungai.

Malam hari tiba, Jerry menunggu kedatangan Jeremy. Namun, Jeremy tak kunjung datang. Jerry memutuskan untuk menyusulnya ke peternakan. Saat tiba disana Jerry bertanya kepada para peternak, ternyata Jeremy tidak ada di peternakan. Jerry bingung akan keberadaan Jeremy. Jerry terus mencari dan mencari, hingga Jerry sampai di sungai. Jerry mengikuti arus sungai tersebut hingga mencapai sebuah air terjun yang cukup tinggi. Jerry pun menemukan Jeremy di sisi lain dari air terjun dalam keadaan tak sadarkan diri. Jerry bergegas membawa Jeremy menuju rumah sakit

Setelah 24 jam, Jeremy pun sadarkan diri. Hanya 2 hari lagi waktu yang diperlukan Jeremy untuk mempersiapkan diri. Kondisi Jeremy pun membaik, dia kembali berusaha untuk mempersiapkan diri untuk tes esok harinya. Jeremy berlatih dengan penuh semangat dan optimisme. Esok hari pun tiba, Jeremy pun bersiap-siap untuk menuju lokasi tes. Namun sangat disayangkan, saat diperjalanan motornya Jerry mogok, dan harus dibawa ke bengkel. Jerry dan Jeremy panik, Jerry pun menyuruh Jeremy untuk naik taxi menuju lokasi tes. Akhirnya Jeremy tiba di Lokasi Tes. Jeremy sangat senang, karena mungkin sekaranglah saatnya dia mewujudkan impiannya.

Saat tes berlangsung, Jerry sedang menuju ke bengkel. Namun sangat menyedihkan, karena Jerry tertabrak oleh kendaraan lain. Jerry pun di bawa kerumah sakit oleh orang sekitar. Disisi lain Jeremy telah menyelesaikan tes. Pengumuman tes akan diumumkan 1 jam kemudian. Saat itu, Jeremy mendapatkan telepon dari orang tak dikenal, ternyata orang itu adalah pihak rumah sakit yang memberikan kabar bahwa Jerry saat ini sedang dalam keadaan kritis. Jeremy terkejut, dan memutuskan untuk menyusulnya ke rumah sakit, padahal pengumuman akan diumumkan 15 menit lagi. Saat tiba dirumah sakit, Jeremy sangat sedih dan terpukul akan keadaan Jerry. Pada saat itu Jeremy mendapatkan telepon dari pihak penyelenggara tes, yang memberitahukan bahwa Jeremy lolos dan akan mendapatkan Study di Korea selama 10 tahun. Alangkah senangnya Jeremy, namun dia takkan bahagia jika orang yang selama ini membina, menjaga dan merawatnya dalam keadaan kritis.

Jeremy pun membisikkan perkataan kepada Jerry yang sedang kritis bahwa dia takkan pergi ke Korea jika kakaknya tak selamat dalam kecelakaan itu. Keajaiban itu pun terjadi, Jerry melewati masa kritisnya. Rencananya Jeremy akan berangkat malam hari ini dan tentunya Jeremy bahagia karena kakaknya telah selamat dan dia bisa mewujudkan cita-citanya pergi ke Korea. Malam hari tiba, Jeremy akan pergi ke Seoul Korea. Jerry mengucapkan salam perpisahan kepada Jeremy. Jerry berpesan, suatu hari nanti "kau akan menjadi lebih baik dari kakak, gunakanlah ilmu yang kakak berikan itu dengan sebaik mungkin, dan jangan pernah lupa dengan kasih sayang kakak yang akan selalu kakak berikan". Jeremy mengangguk dan tersenyum. Jeremy pun berangkat ke Korea dengan perasaan sedih dan bahagia, yakni dia sedih karena berpisah dengan kakaknya Jerry dan bahagia karena dia mampu mewujudkan cita-citanya untuk pergi ke Korea berkat usahanya sendiri dengan bimbingan kakak tercintanya.


BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

THANK YOU FOR VISIT SEE YOU NEXT TIME