WELCOME TO ARTICLES MINGMING OF THE WORLD ENJOY YOUR DAY HERE

Translator

Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

Jumat, 22 Oktober 2010

Endless love the series ( episode 2 )

Episode sebelumnya: Riza jatuh terpeleset dan tergelinding sampai lereng bukit.

Radit cepat-cepat membawa Riza ke rumah sakit menggunakan sepeda gayungnya. Ayah dan Ibu mereka (Raka dan Yena) juga cepat-cepat menyusul Riza. Mereka semua sedih, cemas dan menangis akan keadaannya Riza. Dokter memberi tau bahwa keadaannya Riza saat ini sangat kritis dan perlu melakukan transfusi darah.



Saat Golongan darah Riza di cek, ternyata golongan darah Riza B. Yena dan Raka terkejut, ternyata golongan darah mereka tidak cocok dengan Riza (golongan darah Yena dan Raka adalah O). Semua pihak keluarga sedih dan kecewa karena telah mengetahui bahwa anak kesayangan mereka ternyata bukan anak kandung mereka. Radit pun kecewa, tapi Radit percaya bahwa Radit dan Riza takkan terpisahkan.

Keadaan semakin gawat, pihak keluarga memutuskan untuk menggunakan stok darah dari para relawan. 3 Jam operasi berlangsung, namun Riza belum sadarkan diri. Radit menjaga di ruangan pasien dengan perasaan sedih dan merasa terpukul. Radit mencoba untuk menyanyikan lagu yang merupakan hadiah ulang tahun Riza. Lagu tersebut akhirnya dapat melegakan hati Radit, karena Riza sudah sadar. Saat Riza sadar, Radit berpesan kepada Riza bahwa, "dalam keadaan apapun, kita akan ditakdirkan selalu bersama bahkan mati sekalipun, kakak akan berusaha menjagamu dan selalu ada untukmu". 

Sementara itu disisi lain, Orang tua mereka (Yena dan Raka) memutuskan untuk mencari siapa sebenarnya anak kandung mereka yang sesungguhnya. Mereka mencoba mencari keterangan di rumah sakit saat melahirkan Riza 13 tahun yang lalu. Disana didapatkan data fakta yakni 21 September telah lahir 5 orang bayi perempuan, 1 Diantaranya bergolongan darah B, 1 Diantaranya bergolongan darah O, dan 3 bayi bergolongan darah A. Mereka pun mendapatkan dugaan bahwa bayi mereka telah tertukar, Riza disebutkan bergolongan darah B, tentunya bukan Riza anak kandung mereka, karena golongan darah mereka( Raka dan Yena) adalah O. Ternyata data tersebut menyebutkan hanya 1 Anak yang bergolongan darah O. Mereka(Raka dan Yena) mencoba mencari alamat rumah dari bayi ber gol darah O tersebut.

Beberapa jam kemudian, mereka telah menemukan alamat yang mereka tuju. Alamatnya berdekatan dengan Malioboro. Saat mereka bertanya dengan pemilik rumah, ternyata memang benar bahwa bayi mereka telah tertukar, karena golongan darah pemilik rumah itu ( Ibu kandung Riza yang asli ) bergolongan darah B. Nama Ibunya itu adalah Ratna. Ratna adalah seorang pengerajin gerabah di Kota Gede Yogyakarta.

Disisi lain,
Saat Riza, sudah sembuh betul, Riza pun keluar dari RS. Saat yang paling menyedihkan itupun terjadi, Orang tua mereka(Yena dan Raka) menceritakan suatu kebenaran yang menyakitkan bagi mereka, karena mereka sudah menganggap Riza sebagai anak kandung sendiri. Radit juga merasa sakit, namun Radit menganggap Riza sebagai bagian penting dalam hidupnya.

Keesokan harinya, mereka semua dipertemukan kembali menjadi keluarga yang sebenarnya. Tetapi, Radit terkejut karena adik kandung aslinya adalah musuh besarnya di sekolah, karena Radit menolak cintanya. Orang itu bernama Putri, yang merupakan teman sekelas Riza. Nasib Riza lebih buruk lagi, karena kakak kandung aslinya adalah seorang pemabuk dan penjudi.

Radit dan Riza menjalani kehidupan yang baru, tentunya terasa berat bagi mereka. Namun, mereka berdua percayaI takdir yang akan mempertemukan mereka baik hidup maupun mati seperti dalam lagu yang diciptakan Radit untuk Riza.


BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

THANK YOU FOR VISIT SEE YOU NEXT TIME